Hitungan dalam Bahasa Jepang: Panduan Lengkap Menghitung dalam Bahasa Jepang untuk Pemula
July 1, 2025


Daftar Isi
Hitungan dalam bahasa Jepang merupakan salah satu aspek fundamental yang harus dikuasai ketika mempelajari bahasa Jepang. Berbeda dengan bahasa Indonesia, sistem menghitung dalam bahasa Jepang memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya menarik sekaligus menantang untuk dipelajari.
Di ISO Jepang, kami memahami betapa pentingnya menguasai hitungan dalam bahasa Jepang sebagai dasar komunikasi sehari-hari, terutama bagi mereka yang berencana bekerja di Jepang. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang sistem angka Jepang, mulai dari angka dasar hingga satuan besar yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Memahami Perbedaan Suuji dan Josuushi
Sebelum kita membahas lebih dalam tentang hitungan dalam bahasa Jepang, penting untuk memahami dua konsep dasar:
Suuji (数字) – Angka dalam Bahasa Jepang
Suuji adalah angka murni dalam bahasa Jepang, seperti ichi (1), ni (2), san (3), dan seterusnya. Ini adalah angka dasar yang digunakan untuk menyatakan jumlah.
Josuushi (助数詞) – Satuan Angka/Kata Bantu Bilangan
Josuushi atau kata bantu bilangan adalah kata yang digunakan bersama angka untuk menghitung objek tertentu. Dalam bahasa Jepang, hampir semua benda memerlukan kata bantu bilangan yang spesifik, misalnya:
- –mai (枚) untuk benda tipis dan datar
- –hon (本) untuk benda panjang dan tipis
- –ko (個) untuk benda kecil dan bulat
Angka Dasar: Kanji, Hiragana, dan Romaji
Mari kita pelajari angka dasar 1-10 dalam tiga sistem penulisan Jepang:
Angka | Kanji | Hiragana | Romaji |
1 | 一 | いち | ichi |
2 | 二 | に | ni |
3 | 三 | さん | san |
4 | 四 | よん/し | yon/shi |
5 | 五 | ご | go |
6 | 六 | ろく | roku |
7 | 七 | なな/しち | nana/shichi |
8 | 八 | はち | hachi |
9 | 九 | きゅう/く | kyuu/ku |
10 | 十 | じゅう | juu |
Catatan Mengingat Angka Jepang
Untuk memudahkan menghitung dalam bahasa Jepang, ingatlah bahwa:
- Angka 4 dapat dibaca “yon” atau “shi“, namun “yon” lebih umum digunakan
- Angka 7 dapat dibaca “nana” atau “shichi“, dengan “nana” lebih populer
- Angka 9 dapat dibaca “kyuu” atau “ku“, tergantung konteks penggunaan
Angka Puluhan dan Ratusan
Setelah menguasai angka dasar, hitungan dalam bahasa Jepang menjadi lebih mudah karena mengikuti pola yang konsisten:
Angka 11-20
- 11: 十一 (juu-ichi)
- 12: 十二 (juu-ni)
- 13: 十三 (juu-san)
- 20: 二十 (ni-juu)
Angka Puluhan
- 30: 三十 (san-juu)
- 40: 四十 (yon-juu)
- 50: 五十 (go-juu)
- 60: 六十 (roku-juu)
- 70: 七十 (nana-juu)
- 80: 八十 (hachi-juu)
- 90: 九十 (kyuu-juu)
Angka Ratusan
- 100: 百 (hyaku)
- 200: 二百 (ni-hyaku)
- 300: 三百 (san-byaku) *perhatikan perubahan bunyi
- 400: 四百 (yon-hyaku)
- 500: 五百 (go-hyaku)
- 600: 六百 (rop-pyaku) *perhatikan perubahan bunyi
- 700: 七百 (nana-hyaku)
- 800: 八百 (hap-pyaku) *perhatikan perubahan bunyi
- 900: 九百 (kyuu-hyaku)
Satuan Besar: Man, Oku, Chou, Kei
Salah satu aspek unik dalam menghitung dalam bahasa Jepang adalah penggunaan satuan besar yang berbeda dengan sistem Barat:
Man (万) – 10.000
- 10.000: 一万 (ichi-man)
- 20.000: 二万 (ni-man)
- 100.000: 十万 (juu-man)
Oku (億) – 100.000.000
- 100.000.000: 一億 (ichi-oku)
- 1.000.000.000: 十億 (juu-oku)
Chou (兆) – 1.000.000.000.000
- 1 triliun: 一兆 (ichi-chou)
Kei (京) – 10.000.000.000.000.000
- 10 kuadriliun: 一京 (ichi-kei)
Contoh Penggunaan Satuan Besar
- 25.000 yen = 二万五千円 (ni-man go-sen en)
- 150.000 yen = 十五万円 (juu-go-man en)
- 3.000.000 yen = 三百万円 (san-byaku-man en)
Cara Menyebut Angka dalam Konteks Sehari-hari
Menyebutkan Waktu
- 1時 (ichi-ji): jam 1
- 2時半 (ni-ji han): jam 2:30
- 3時15分 (san-ji juu-go-fun): jam 3:15
Menyebutkan Tanggal
- 1日 (tsuitachi): tanggal 1
- 2日 (futsuka): tanggal 2
- 3日 (mikka): tanggal 3
- 10日 (tooka): tanggal 10
Menyebutkan Usia
- 20歳 (hatachi): usia 20 tahun
- 25歳 (ni-juu go-sai): usia 25 tahun
Kata Bantu Bilangan (Josuushi) yang Sering Digunakan
1. –tsu (つ) – Benda Universal/Umum
Penggunaan: Untuk menghitung benda secara umum, terutama yang tidak memiliki kata bantu spesifik
Contoh:
- 一つ (hitotsu) – satu buah
- 二つ (futatsu) – dua buah
- 三つ (mittsu) – tiga buah
- 四つ (yottsu) – empat buah
- 五つ (itsutsu) – lima buah
Pengecualian & Perubahan Bunyi:
- Hanya digunakan sampai angka 9 (九つ/kokonotsu)
- Perhatikan perubahan: san → mit (三つ), yon → yot (四つ), go → itsu (五つ)
2. –nin (人) – Orang
Penggunaan: Untuk menghitung jumlah orang
Contoh:
- 一人 (hitori) – satu orang
- 二人 (futari) – dua orang
- 三人 (san-nin) – tiga orang
- 四人 (yon-nin) – empat orang
- 五人 (go-nin) – lima orang
Pengecualian & Perubahan Bunyi:
- 1 orang: ichi-nin → hitori (pembacaan khusus)
- 2 orang: ni-nin → futari (pembacaan khusus)
- 4 orang: shi-nin → yon-nin (lebih umum menggunakan “yon“)
3. –ko (個) – Benda Kecil dan Bulat
Penggunaan: Untuk benda kecil, bulat, atau tidak memiliki bentuk khusus
Contoh:
- りんご一個 (ringo ik-ko) – satu buah apel
- みかん三個 (mikan san-ko) – tiga buah jeruk
- 石六個 (ishi rok-ko) – enam buah batu
- 卵八個 (tamago hak-ko) – delapan butir telur
Pengecualian & Perubahan Bunyi:
- 1個: ichi-ko → ik-ko
- 6個: roku-ko → rok-ko
- 8個: hachi-ko → hak-ko
- 10個: juu-ko → juk-ko
4. –mai (枚) – Benda Tipis dan Datar
Penggunaan: Untuk kertas, uang, pakaian, foto, dll.
Contoh:
- 紙一枚 (kami ichi-mai) – satu lembar kertas
- Tシャツ三枚 (T-shatsu san-mai) – tiga buah kaos
- 写真五枚 (shashin go-mai) – lima lembar foto
- 千円札十枚 (sen-en satsu juu-mai) – sepuluh lembar uang 1000 yen
Pengecualian & Perubahan Bunyi:
- Tidak ada perubahan bunyi signifikan
- Konsisten dengan angka dasar
5. –hon (本) – Benda Panjang dan Tipis
Penggunaan: Untuk pulpen, pensil, botol, pohon, jari, dll.
Contoh:
- ペン一本 (pen ip-pon) – satu pulpen
- 鉛筆三本 (enpitsu san-bon) – tiga pensil
- ビール六本 (biiru rop-pon) – enam botol bir
- 木八本 (ki hap-pon) – delapan pohon
Pengecualian & Perubahan Bunyi:
- 1本: ichi-hon → ip-pon
- 3本: san-hon → san-bon
- 6本: roku-hon → rop-pon
- 8本: hachi-hon → hap-pon
- 10本: juu-hon → jup-pon
6. –dai (台) – Mesin dan Kendaraan
Penggunaan: Untuk mobil, sepeda, komputer, mesin, dll.
Contoh:
- 車一台 (kuruma ichi-dai) – satu mobil
- パソコン二台 (pasokon ni-dai) – dua komputer
- 自転車四台 (jitensha yon-dai) – empat sepeda
- テレビ七台 (terebi nana-dai) – tujuh televisi
Pengecualian & Perubahan Bunyi:
- Pembacaan relatif konsisten
- Gunakan “yon” untuk angka 4, “nana” untuk angka 7
7. –satsu (冊) – Buku dan Majalah
Penggunaan: Untuk buku, majalah, notebook, dll.
Contoh:
- 本一冊 (hon is-satsu) – satu buku
- 雑誌三冊 (zasshi san-satsu) – tiga majalah
- ノート八冊 (nooto has-satsu) – delapan notebook
- 辞書十冊 (jisho jus-satsu) – sepuluh kamus
Pengecualian & Perubahan Bunyi:
- 1冊: ichi-satsu → is-satsu
- 8冊: hachi-satsu → has-satsu
- 10冊: juu-satsu → jus-satsu
8. –hiki (匹) – Hewan Kecil
Penggunaan: Untuk kucing, anjing, ikan, serangga, dll.
Contoh:
- 猫一匹 (neko ip-piki) – satu kucing
- 犬三匹 (inu san-biki) – tiga anjing
- 魚六匹 (sakana rop-piki) – enam ikan
- 虫八匹 (mushi hap-piki) – delapan serangga
Pengecualian & Perubahan Bunyi:
- 1匹: ichi-hiki → ip-piki
- 3匹: san-hiki → san-biki
- 6匹: roku-hiki → rop-piki
- 8匹: hachi-hiki → hap-piki
- 10匹: juu-hiki → jup-piki
9. –wa (羽) – Burung dan Kelinci
Penggunaan: Untuk burung dan kelinci (tradisional)
Contoh:
- 鳥一羽 (tori ichi-wa) – satu burung
- うさぎ二羽 (usagi ni-wa) – dua kelinci
- にわとり五羽 (niwatori go-wa) – lima ayam
- すずめ七羽 (suzume nana-wa) – tujuh burung pipit
Pengecualian & Perubahan Bunyi:
- Pembacaan konsisten dengan angka dasar
- Kelinci dihitung dengan –wa karena alasan historis (dahulu dikategorikan sebagai “burung”)
10. –kai (回) – Frekuensi/Kali
Penggunaan: Untuk menyatakan berapa kali melakukan sesuatu
Contoh:
- 一回 (ik-kai) – satu kali
- 三回 (san-kai) – tiga kali
- 何回 (nan-kai) – berapa kali
- 十回 (juk-kai) – sepuluh kali
Pengecualian & Perubahan Bunyi:
- 1回: ichi-kai → ik-kai
- 10回: juu-kai → juk-kai
- Gunakan “nan” untuk menanyakan “berapa”
Tips Menguasai Hitungan dalam Bahasa Jepang
- Praktik Setiap Hari: Latih menghitung dalam bahasa Jepang dalam aktivitas sehari-hari seperti menghitung barang di rumah.
- Gunakan Metode Visual: Aplikasikan metode “Kiite, Miite, Oboite” (mendengar, melihat, mengingat) yang diajarkan di ISO Jepang.
- Pahami Konteks: Pelajari kapan menggunakan kata bantu bilangan yang tepat.
- Latihan Perubahan Bunyi: Perhatikan perubahan bunyi pada angka tertentu (seperti 300 menjadi san-byaku).
Pentingnya Menguasai Hitungan untuk Bekerja di Jepang
Bagi peserta ISO Jepang yang berencana bekerja di Jepang, menguasai hitungan dalam bahasa Jepang sangatlah krusial karena:
- Komunikasi Kerja: Diperlukan dalam laporan, presentasi, dan diskusi bisnis
- Kehidupan Sehari-hari: Berbelanja, membayar tagihan, menggunakan transportasi
- Tes Kemampuan: Sering muncul dalam tes JFT Basic dan SSW
- Profesionalisme: Menunjukkan kemampuan bahasa Jepang yang solid
Kesimpulan
Hitungan dalam bahasa Jepang memang memiliki kompleksitas tersendiri, namun dengan pemahaman yang sistematis dan latihan yang konsisten, siapa pun dapat menguasainya. Sistem menghitung dalam bahasa Jepang yang unik dengan berbagai kata bantu bilangan justru membuat bahasa ini kaya dan ekspresif.
Di ISO Jepang, kami menerapkan konsep “Muzukashii koto yasashiku, yasashii koto ga omoshiroku” – membuat yang sulit jadi mudah, yang mudah jadi menyenangkan. Dengan metode pembelajaran yang tepat dan bimbingan dari native speaker, menguasai hitungan dalam bahasa Jepang bukanlah hal yang mustahil.
Artikel ini ditulis untuk membantu pemahaman tentang hitungan dalam bahasa Jepang. Untuk pembelajaran yang lebih mendalam dan terstruktur, ikuti program pelatihan bahasa Jepang di ISO Jepang bersama instruktur berpengalaman dan native speaker Jepang.
Artikel Populer
-
Syarat Kerja di Jepang untuk Laki-Laki dan Wanita di 202531 Jan 2025
-
Pemerintah Palu Kunjungi Putra-Putri Daerahnya yang Menjalani Magang dan Program SSW di Jepang dalam Program Kerjasama dengan ISO Jepang dan LPPR Indonesia16 Jan 2023
-
Selamat Tahun Baru 2023 "Akemashite Omedetou"08 Jan 2023
-
Perluasan Kesempatan Magang Ke Luar Negeri17 Jul 2022
-
ISO Jepang Menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Program Magang dan SSW bersama UPTD BLK Lampung15 Jun 2022
Ada Pertanyaan ?
Jika teman-teman ingin bertanya seputar magang, tokutei ginou, dan sekolah di Jepang silahkan menekan tombol whatsapp berwarna hijau atau hubungi nomor dibawah ini yah.
(+62) 811 9776 887
Kategori




