Peraturan Unik Tentang Merokok di Jepang — Tidak Bisa Sembarangan
August 7, 2025


Daftar Isi
Bayangkan kamu baru saja sampai di Jepang untuk pertama kalinya. Udara dingin menyambut, kereta tepat waktu lewat di depan mata, dan suasana terasa begitu rapi. Kamu yang terbiasa santai di Indonesia berpikir, ‘Ah, mau ngerokok sebentar ah sambil jalan.’Tapi… belum sempat korek dinyalakan, seorang petugas berseragam menghampiri. Dengan sopan dia bilang, ‘Maaf, di sini dilarang merokok sambil berjalan.’ Itulah awal dari kejutan budaya tentang aturan merokok di Jepang. Memang, merokok di Jepang punya aturan ketat dan unik yang wajib dipahami, apalagi kalau kamu berencana tinggal atau bekerja di sini.
Peraturan Unik Tentang Merokok di Jepang Tidak Bisa Sembarangan. Aturan ini jelas menunjukkan bahwa merokok di Jepang memang punya peraturan yang sangat berbeda dibandingkan di Indonesia.
Kalau kamu perokok yang baru mulai hidup di Jepang, ada satu hal penting yang harus diketahui, merokok di Jepang tidak bisa dilakukan sembarangan. Jepang memiliki aturan ketat dan unik mengenai tempat merokok, bahkan sampai ada denda bagi yang melanggarnya. Berbeda dengan di Indonesia yang relatif bebas merokok di banyak tempat umum, di Jepang justru sebagian besar area publik melarang merokok sama sekali.
Kalau kamu calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau siapa pun yang ingin hidup di Jepang, memahami aturan ini sangat penting agar tidak terkena masalah hukum atau teguran dari masyarakat sekitar.


Sejarah Singkat Aturan Merokok di Jepang
Beberapa dekade lalu, merokok di Jepang masih dianggap biasa dan dilakukan hampir di mana saja, termasuk di dalam kereta. Namun, seiring meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan kebersihan lingkungan, pemerintah Jepang mulai membatasi kebebasan merokok di ruang publik.Setelah tahun 2000-an, banyak kota besar seperti Tokyo, Yokohama, dan Kyoto memberlakukan larangan merokok di jalanan umum (street smoking ban). Aturan ini menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari dan harus dipatuhi semua orang yang hidup di Jepang.
Pada bulan Juni 2018, Tokyo Metropolitan Assembly menyetujui peraturan merokok dalam ruangan yang menargetkan untuk mengurangi perokok pasif sebelum menjadi tuan rumah Piala Dunia Rugbi 2019, Olimpiade dan Paralimpiade Musim Panas 2020.
Pada Juli 2018, Jepang melarang merokok di fasilitas umum untuk pertama kalinya dalam sejarah negara. Larangan itu diluncurkan secara bertahap dan diberlakukan sepenuhnya sejak April 2020. Itu membuat merokok ilegal di lembaga-lembaga publik (sekolah, rumah sakit, kantor kota dll) kecuali di ruang khusus merokok.
Untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan aman, sejak 27 Januari ada peraturan baru mengenai larangan merokok mulai berlaku di jalan, taman, alun-alun, dan tempat umum lainnya. Aturan ini tak hanya mencakup rokok tembakau, tetapi juga vape atau rokok elektrik. Pelanggar akan dikenakan denda sebesar 1.000 yen atau sekitar Rp105 ribu.
Larangan Merokok di Tempat Umum
Waktu hidup di Jepang, kamu akan menemukan banyak papan tanda bertuliskan “No Smoking” (禁煙 / kin’en) di berbagai tempat umum. Larangan ini berlaku di:
– Trotoar di pusat kota
– Dekat sekolah dan taman
– Di dalam pusat perbelanjaan
– Stasiun kereta dan bus
– Ruang publik seperti kantor pemerintahan
Pemerintah kota biasanya memasang tanda peringatan di lantai atau tiang untuk mengingatkan bahwa area tersebut adalah zona bebas rokok. Jika melanggar, bisa dikenakan denda mulai dari 2.000 hingga 5.000 yen (sekitar Rp250.000 – Rp600.000). Aturan ini jelas menunjukkan bahwa merokok di Jepang memang punya peraturan yang sangat berbeda dibandingkan di Indonesia.
Smoking Area di Jepang
Meskipun banyak larangan, Jepang tetap menyediakan tempat khusus bagi perokok yang dikenal sebagai Smoking Area atau kitsuenjo (喫煙所) atau kitsuenshitsu (喫煙室). Waktu hidup di Jepang, kamu akan sering menemui smoking area di:
– Samping gedung perkantoran
– Di dalam beberapa kafe atau izakaya
– Area khusus di bandara
– Tempat parkir atau ruang terbuka yang ditandai jelas
Smoking area ini biasanya dilengkapi dengan asbak besar dan terkadang memiliki sekat kaca agar asap rokok tidak mengganggu orang lain. Di kota-kota besar seperti Tokyo dan Osaka, smoking area bahkan dilengkapi ventilasi penyaring udara.
Larangan Merokok Sambil Berjalan
Salah satu aturan unik yang sering membuat pendatang baru terkejut adalah larangan merokok sambil berjalan di jalan umum. Larangan ini diberlakukan karena abu atau bara rokok bisa membakar pakaian orang lain tanpa sengaja, terutama di area ramai.
Kalau kamu yang baru hidup di Jepang, kebiasaan ini mungkin terasa aneh, tetapi di sana sangat dihormati demi keselamatan dan kenyamanan bersama.
Merokok di Restoran dan Kafe
Dulu banyak restoran dan kafe di Jepang yang menyediakan area merokok di dalam ruangan. Namun sejak diberlakukannya Undang-Undang Pencegahan Paparan Asap Rokok pada 2020, sebagian besar restoran melarang merokok di dalam ruangan, kecuali yang memiliki ruang merokok khusus dengan ventilasi yang memadai. Aturan ini jelas menunjukkan bahwa merokok di Jepang memang punya peraturan yang sangat berbeda dibandingkan di Indonesia.
Untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan aman, sejak 27 Januari 2025 ada peraturan baru mengenai larangan merokok mulai berlaku di jalan, taman, alun-alun, dan tempat umum lainnya. Aturan ini tak hanya mencakup rokok tembakau, tetapi juga vape atau rokok elektrik. Pelanggar akan dikenakan denda sebesar 1.000 yen atau sekitar Rp105 ribu.
Jika hidup di Jepang dan ingin merokok di restoran, pastikan mencari tempat yang memiliki ruang khusus, atau pilih izakaya kecil yang masih mengizinkan merokok di area tertentu.
Merokok di Rumah atau Apartemen
Merokok di rumah atau apartemen tidak diperbolehkan begitu saja, jika tinggal di apartemen sewaan, perhatikan aturan dari pemilik atau manajemen gedung. Beberapa apartemen di Jepang melarang merokok di dalam maupun balkon karena asapnya bisa masuk ke unit tetangga. Jadi jangan asal merokok walau sudah berada di apartemen kalian, kalian harus pastikan dulu ya…


Harga Rokok di Jepang
Selain aturan yang ketat, harga rokok di Jepang juga tergolong mahal dibandingkan Indonesia. Satu bungkus rokok di Jepang rata-rata seharga 500–600 yen (sekitar Rp60.000–Rp75.000). Ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang yang mulai mengurangi kebiasaan merokok saat hidup di Jepang.
Sanksi Kalau kamu Pelanggar
Pelanggaran aturan merokok di Jepang bisa berakibat:
1. Denda resmi yang diberlakukan pemerintah kota.
2. Teguran langsung dari petugas atau warga setempat.
3. Reputasi buruk di lingkungan tempat tinggal.
Hal ini sangat penting dipahami oleh pendatang baru agar tidak membuat kesan buruk di masyarakat. Kalau kamu yang hidup di Jepang, menjaga hubungan baik dengan sekitar adalah kunci kenyamanan.


Tips untuk Perokok yang Hidup di Jepang
- Cari tahu aturan kota tempat tinggal karena setiap kota bisa memiliki peraturan berbeda.
2. Gunakan smoking area yang tersedia dan jangan merokok sambil berjalan.
3. Hindari merokok di dekat anak-anak atau fasilitas umum seperti taman bermain.
4. Bawa asbak portabel jika bepergian ke daerah yang jarang memiliki smoking area.
5. Pertimbangkan mengurangi frekuensi merokok mengingat harga rokok di Jepang cukup tinggi.
Merokok di Jepang memang tidak semudah di Indonesia. Aturan ketat, harga yang mahal, dan kebiasaan masyarakat yang menghormati udara bersih membuat perokok harus lebih bijak. Namun, justru inilah yang membuat lingkungan di Jepang terasa lebih sehat dan nyaman.
Kalau kamu calon PMI atau siapa pun yang ingin hidup di Jepang, memahami aturan ini akan membantu beradaptasi dengan baik. ISO Jepang siap membimbing calon peserta untuk mengenal lebih dalam kehidupan sehari-hari di Jepang, termasuk hal-hal kecil seperti aturan merokok yang ternyata sangat berpengaruh pada kenyamanan tinggal di sana. Aturan ini jelas menunjukkan bahwa merokok di Jepang memang punya peraturan yang sangat berbeda dibandingkan di Indonesia.
Artikel Terakhir
Artikel Populer
-
Syarat Kerja di Jepang untuk Laki-Laki dan Wanita di 202531 Jan 2025
-
Pemerintah Palu Kunjungi Putra-Putri Daerahnya yang Menjalani Magang dan Program SSW di Jepang dalam Program Kerjasama dengan ISO Jepang dan LPPR Indonesia16 Jan 2023
-
Selamat Tahun Baru 2023 "Akemashite Omedetou"08 Jan 2023
-
Perluasan Kesempatan Magang Ke Luar Negeri17 Jul 2022
-
ISO Jepang Menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Program Magang dan SSW bersama UPTD BLK Lampung15 Jun 2022
Ada Pertanyaan ?
Jika teman-teman ingin bertanya seputar magang, tokutei ginou, dan sekolah di Jepang silahkan menekan tombol whatsapp berwarna hijau atau hubungi nomor dibawah ini yah.
(+62) 811 9776 887
Kategori




